Pekerja Anak, Upaya Implementasi Konvensi Hak Anak di Indonesia, Faktor Penyebab dan Metode Pencegahannya

Derry Angling Kesuma

Abstract


Faktor-faktor yang menyebabkan anak Indonesia terutama yang tinggal di kota Palembang terkategori
anak jalanan, pengemis dan gelandangan adalah disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:
a. anak jalanan, pengemis dan gelandangan mempunyai kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan, mempunyai
cacat tubuh sehingga mcmpersulit mencari pekerjaan, dan mempermudah bagi mereka untuk mendapatkan
pekerjaan sebagai pengemis. karena rasa iba orang lain akan memperbanyak pendapatan mereka. Sedangkan
gambaran anak jalanan latar belakang pendidikanya rendah. kondisi ekonomi keluarga pas-pasan, berusia
sekolah tetapi mereka lebih tertarik untuk berada di jalanan dan bekerja sebagai gelandangan dan pengemis,
karena tidak diikat oleh peraturan, latar belakang pendiidikan relatif rendah (ada yang sedang sekolah
dasar/menengah pertama). Latar belakang sosial, budaya dan ekonomi yang mendorong dan menarik untuk
tetap bertahan menjadi anak jalanan dan pengemis dapat dikatagorikan menjadi dua yaitu Faktor besar pendapatan
yang dapat diperoleh dan pengemis merupakan pekerjaan yang mudah. Jaringan hubungan yang ditemukan diantara
para pengemis dan anak jalanan tidak terjadi secara formal dalam organisasi yang permanen, tetapi dilakukan
secara informal dan spontan. Oleh karena itu, pada dasarnya tidak terdapat jaringan dalam arti yang sesungguhnya,
yang ada hubungan antar pengemis atau anak jalanan dalam melaksanakan pekerjaan. Aktor-aktor yang terlibat
dalam hubungan tersebut adalah anak-anak, orangtua, saudara, teman. Hubungan-hubungan yang terbentuk
dalam kumpulan dapat bersifat saling memanfaatkan, koordinatif-ekspioitasi, dan koordinatif-kerjasama. Alternatif
model penanganan anak jalanan mengarah kepada 3 jenis model yaitu family base, institutional base dan multi-system
base. Untuk menanggulangi anak Indonesia terutama yang berada di kota Palembang tidak akan menjadi anak jalanan.
pengemis dan Gelandangan dapat juga dilakukan dengan cara menerapkan model Street-centered intervention, Family-
centered intervention, Institutional-centered intervention, dan Community-centered intervention.

Kata Kunci: Implementasi, Hak Anak


Abstract:

Factors that led to Indonesian children who live ini the city of palembang categorized street
children, beggars and bums are caused by things as follows: a. Street children, beggars and
homeless families have economic conditions that mediocre,,, have a disability which makes it
difficult finding a job, and make it easier for them to get a job as a beggar, because the compassion
of others will increase their income. While the picture of street children background pendidikanya low,
the economic conditions of families mediocre, old school but they are more interested in being
on the streets and working as geandangan and beggars, because it is not bound by regulations,
educational background is relatively low (there being primary shool/secondary). social
background, cultural and economic push and pull to survive become street children and beggars
can be categorized into two major factors yaitu revenue that can be obtained and begging an easy
job. Network of relationships found between beggars and street children do not occur formally
within the organization permanently, but done informallu and spontaneously. Therefore, basically
there is no network in the real sense, that there is a relationship betwen beggars or street children
in carrying out the work. Actors involved in the relationship are children, parents, relatives, friends.
Relationships are formed in the collection can mutually exploit, coordinative-exploitation,
and coordinative-cooperation. Alternative models of handling street children leads to three types of
models of family base, institutional base and multi-system base. To cope with the children of
Indonesia, especially in the city of Palembang ankan not become street children, beggars and
homeless could also be done by applying the model of Street-centered intervention, Family-centered
intervention, Institutional-centered intervention, and community-centered intervention.



Daftar Pustaka

Penulis adalah Dosen Tetap pada Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda Palembang
Afrizal, "A Study of Matrilineal Kin Relation in Cotemporary Minangkabau Society of West
Sumatera", Tesis Master of Art, Tasmania University , 1996.
Farid Mohammad,. "Pekerja Anak, Upaya Implementasi Konvensi Hak Anak di Indonesia dan
Konvensi ILO (no.l38)", Jurnal Analisis Sosial, Edisi 5 Juli 1997, Akatiga dan UNICEF,
Jakarta, 1997.
Hanandini, Dwiyanti, dkk., "Tindak Kekerasan dan Pelecehan Seksual terhadap Anak Jalanan",
Laporan Penelitian, Dana HEDS, 2004.
Hanandini, Dwiyanti, dkk, Perlindungan Anak Jalanan dari Tindak Kekerasan dan pelecehan
Seksual, Laporan penelitian, Dana HEDS, 2005.
Parsons et.al dalam Pramono, Wahyu, Pekerja Anak Sektor Informal Di Terminal Bus dan
Angkutan Kota Kotamadya Padang, Laporan Penelitian (tidak diterbitkan), Lembaga
Penelitian Universitas Andalas, padang, 2000.
Suharto, Edi, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat, Kajian Strategis pembangunan
Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial,PT. Refika Aditama, Bandung, 2005.
Soetomo. Masalah sosial dan pembangunan, PT. Dunia pustaka Jaya, Jakarta, 1995.
Utomo, Suwarno. 1996. "Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kerja Anak Usia Sekolah
di Sektor Informal di Kotamadya Bengkulu" Tenaga Kerja Anak Indonesia: Rangkuman dan
Sari Literatur, PDII-LIIP dan UNICEF, Jakarta.
Wiyoga, Giwo Rubiyanto, dalam "Anak Jalanan Juga Anak Bangsa", http:// www.jurnalnasional.com/
diakses tanggal 01 November 2015
http://www.hupelita.com), diakses tanggal 01 November 2015
http://www.antara-sumbar.com, diakscs tgl 12-8-2009, diakses pada tanggal 01 November 2015

Keywords


Implementation, Rights of the Child

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.46839/lljih.v2i1.75

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Lex Librum: Jurnal Ilmu Hukum  E-ISSN: 2621-9867P-ISSN: 2407-3849 is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jl. Animan Achyat (d/h Jln. Sukabangun 2) No. 1610 Kota Palembang Prov. Sumatera Selatan


Lexlibrum has been indexed by:

                      

Tools: