Pelaksanaan Outsourcing di PT. ASTRA OTOPARTS DIVISI ADIWIRA PALSTIK

Rahmad Yuwono

Abstract


Dewasa ini iklim ketenagakerjaan di Indonesia diwarnai dengan maraknya aksi-aski demonstrasi
oleh pekerja/buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja/serikat Buruh. Isu-isu yang mereka
sampaikan sangat beragam yang salah satu nya adalah permintaan untuk menghapus sistem kerja
Outsourcing/alih daya yang dirasakan dari sisi pekerja tidak mendapatkan kepastian kerja/ job
security karena sewaktu waktu dapat dilakukan pemutusan hubungan kerja oleh perusahaannya
sebagai perusahaan penerima jasa pekerjaan. Disamping itu era sekarang dunia Bisnis dituntut
untuk efisien dan fokus pada bisnis utamanya, oleh karena itu pelaksanaan outsourcing sangat
dibutuhkan oleh perusahaan supaya dapat memenangkan kompetisi di pasar dengan cara hanya
fokus pada kegiatan bisnis utama dan proses yang bukan utama dialihkan ke perusahaan lainnya.
Jurnal ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan petunjuk pelaksanaa, pengalihan pekerjaan ke
perusahaan lain dengan mengacu kepada peraturan perundangan yang berlaku sehingga tidak
menimbulkan resiko-resiko ketenagakerjaan yang tidak diinginkan. Metode penelitian yang
digunakan dalam jurnal ini adalah dengan mengumpulkan teori-teori yang terdapat pada buku-buku
referensi, surat resmi, peraturan perundang-undangan dan dokumen-dokumen lainnya serta tinjauan
di lapangan langsung mengenai pelaksanaan peralihan pekerjaan di PT ASTRA OTOPARTS divis
ADIWIRA PLASTIK. Persaingan dalam dunia bisnis antara perusahaan, membuat perusahaan
harus berkonsentrasi pada rangkaian proses atau aktivitas penciptaan produk dan jasa yang terkait
dengan kompetensi utamanya. Dengan adanya konsentrasi terhadap kompetensi utama dari
perusahaan, akan dihasilkan sejumlah produk dan jasa memiliki kualitas yang memiliki daya saing
di pasaran. Dalam iklim perusahaan yang makin ketat, perusahaan berusaha untuk melakukan
efesiensi biaya produksi (cost of production). Salah satu solusinya adalah dengan sistem alih daya,
dimana dengan sistem ini perusahaan dapat menghemat pengeluaran dalam membiayai sumber daya
manusia (SDM) yang bekerja di perusahaan bersangkutan. Alih daya (Outsourcing) diartikan
sebagai pemindahan atau pendelegasian beberapa proses bisnis kepada suatu badan penyedia jasa,
dimana badan penyedia jasa tersebut melakukan proses administrasi dan manajemen berdasarkan
definisi serta kreteria yang telah disepakati oleh para pihak. PT ASTRA OTOPARTS DIVISI
ADIWIRA PLASTIK telah melakukan praktik pelaksanaan pengalihan pekerja kepada penyedia
tenaga kerja seperti jasa transportasi atau jasa boga/catering yang telah sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

Kata Kunci: Pelaksaan Outsourcing



Abstract:

Today the employment climate in Indonesia characterized by rampant acts of actionable
demonstrations by workers/ labors who are members of trade labor unions. Issues that they convey
very diverse which one of them is a request to remove the work sistem Outsourcing, the workers do
not get job security because it can be done at any time of termination of employment by the
company as the company receiving employment services. Besides, the era of the world now required
for efficient business and focus on its core business, therefore the implementation of outsourcing is
needed by companies in order to win the competitian in the market by focusing only on core
business activities and processes are not the main transferred to other companies. The journal is
created with the purpose to provide implementation guidance job transfer to another company with
reference to the applicable legislation so as to avoid the risks of unwanted labor. The method used
in this paper is to collect the theories contained in refrence books, legal documents legislation
and other documents and reviews in the field directly on the implementation of the work shift in PT
Astra Otoparts divisi ADIWIRA PLASTIK. Competition betwen companies in the business word,
making the company should concentrate on a series of processes or activities the creation of
products and services related to its core competencies. With the concentration on the core
competencies of the company, will produce a number of products and services have a quality that
has competitiveness in the market. In a climate of increasingly stringent enterprise, companies are
trying to do the efficiency of production costs. One solution is to transfer power system, where the
system can save this company to finance human resources who works at the company concerned.
Outsourcing is defined as the transfer or delegation of several business processes to an agency
service providers, where the service provider agency administration and management process
based on the definitions and criteria agreed upon by the parties. PT Astra Otoparts DTVISI
ADIWIRA PLASTIK have to practice the implementation of the transfer of workers to labor
providers such as transportation or food service in accordance with legislation in force.


Daftar Pustaka

Adityawarman, Muhammad, Handbook Outsourcing, Apindo Training Center, Jakarta 2013
Adityawarman, Kontrak Kerja sesuai Peraturan Perundangan, Apindo Training Center, Jakarta
2011
Ali Zainuddin, Metode Penelitian Hukum, Sinar Grafika, Jakarta 2009
Aulia Nuansa, Himpunan Peraturan Perundang-undangan Republik Indonesia Batubara Cosmas,
Hubungan Industrial, Prasetya Mulya Management, Jakarta 2008
Industrial relation team, Handbook Outsourcing Astra International Group, Jakarta 2011

Keywords


Implementation of Outsourcing

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.46839/lljih.v1i2.79

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Lex Librum: Jurnal Ilmu Hukum  E-ISSN: 2621-9867P-ISSN: 2407-3849 is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jl. Animan Achyat (d/h Jln. Sukabangun 2) No. 1610 Kota Palembang Prov. Sumatera Selatan

Lexlibrum has been indexed by:

             

Tools: